Minggu, 14 Juli 2019

Mengapa Harus Pinjaman Modal Usaha Cepat Cair?



Hari ke hari usaha yang kita jalankan akan bergerak sesuai dengan apa yang kita rencanakan. Setiap perencanaan yang akan kita eksekusi bersama tim, tentunya membutuhkan modal usaha yang cukup agar berjalan efektif. Selain modal usaha, kita juga membutuhkan sumber daya yang memadai, bukan? Namun untuk memiliki sumber daya yang memadai kita butuh sumber dana alias modal usaha tambahan. Sekarang Pinjaman Modal Usaha Cepat Cair bukan sekedar ilusi atau mimpi belaka.

Faktor apa yang mendorong kita untuk melakukan pinjaman modal usaha dengan harapan cepat cair? Terkadang kejadian dan situasi tertentu tidak dapat diprediksi hingga memaksa kita melakukan pinjaman modal usaha cepat cair. Berikut beberapa alasan yang mengharuskan kita melakukan pinjaman modal usaha cepat cair!

Baru Memulai Usaha
Biasanya seseorang akan berpikir untuk memulai usaha jika sudah lelah bekerja, dipecat atau memutuskan resign karena kondisi kesehatan. Hal ini terjadi pada ayah saya yang sudah bekerja hampir lima belas tahun di sebuah perusahaan, kondisi kesehatan memaksanya untuk berhenti bekerja. Awal mula berhenti bekerja tidak ada niat sedikit pun untuk memulai usaha. Namun, desakan kebutuhan sehari-hari menjadikan usaha adalah solusi tepat memenuhi kebutuhan. 

Di situasi seperti itu, ayah saya tidak memiliki banyak modal untuk memulai usaha. Sedangkan peluang-peluang sudah di depan mata. Nah, situasi ini menjadikan pinjaman modal usaha cepat cair adalah harapan besar untuk memulai bisnis.

Menambah Aset Usaha
Awal membuka usaha boleh saja dengan kondisi apa adanya, namun lama kelamaan usaha yang sudah berjalan harus memiliki inovasi biar gak kalah sama yang lain. Sementara, modal awal belum juga kembali utuh karena banyak hal. Mau beli baramg-barang untuk pengembangan usaha, bingung dananya darimana. Hal seperti ini membuat kita berangan-angan untuk memiliki modal usaha tambahan dengan cepat.

Menambah Sumber Daya
Selain aset, sumber daya tak kalah pentingnya bagi usaha kita. Benar tidak? Ya, tentunya. Salah satunya adalah sumber daya manusia. Misalnya saja, dulu kita hanya membutuhkan tim marketing yang bergerak di bidang offline untuk membesarkan dan menyebar luaskan usaha kita agar diketahui banyak orang. Nah, berkembangnya jaman. Usaha kita membutuhkan sumber daya manusia yang bisa bergerak di bidang marketing online, contohnya admin media sosial, content creator, copywriter, SEO dan sebagainya untuk menunjang image atau brand usaha kita.

Jika kita tidak ikut memenuhi sumber daya manusia ini, maka usaha kita akan tergilas dan tertinggal jaman. Namun untuk menambah sumber daya ini, di awal-awal kita membutuhkan dana lebih untuk membayar atau menggaji jasanya kan? Ya, itu sebabnya mengapa harus pinjaman modal usaha cepat. Semkin cepat merealisasikannya, semakin besar peluang usaha untuk maju.

Ya, itu tiga hal yang sering terjadi kenapa kita membutuhkan Pinjaman Modal Usaha Cepat Cair. Jika pinjaman modal usaha lama cairnya, bisnis atau usaha kita bisa tertinggal satu langkah dari usaha yang lain. Bagaimana solusinya? Solusinya ya pinjam modal usaha untuk usaha awal atau tambahan modal usaha. Langsung aja deh, ke CekAja.com kamu bisa bandingkan kecepatan cairnya pinjaman modal usaha di CekAja.com.

Di CekAja.com kamu juga bisa mencari informasi-informasi untuk mengembangkan usaha kamu. Tidak hanya cepat proses pencairannya, pengajuan pinjaman modal usaha pun syarat dan prosesnya mudah. Hanya melalui ponsel pintar, kamu bisa terhubung denga tim CekAja.com lalu tim CekAja.com akan mendatangi tempat usaha atau kantor kamu. Mudah dan cepat kan? Yuk main-main ke https://www.cekaja.com/small-business-banking/

Jumat, 12 Juli 2019

Budidaya Hewan Ternak, Bisa Jadi Peluang Usaha Yang Menjanjikan


Saat ini banyak sekali jenis peluang usaha yang bisa dilakukan oleh siapa saja. Mulai dari bisnis kecil, menengah, hingga besar. Namun, ada jenis peluang usaha yang dipastikan akan terus ada dan tumbuh, yakni bisnis budidaya hewan ternak. Mulai dari hewan darat hingga air, usaha ini diyakini sebagai usaha yang menjanjikan dan menguntungkan.

Terlebih, peluang usaha budidaya ternak akan selalu terbuka luas untuk prospek ke depannya. Hal tersebut dapat dilihat dari kebutuhan akan sumber pangan di kehidupan ini, yang salah satunya adalah dari hewan ternak. Misalnya seperti daging sapi, susu sapi, daging ayam, telur ayam, dan lain-lain.

Selain itu, bahan pangan tersebut juga bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan yang bergizi tinggi. Sehingga, tentunya hewan ternak menjadi hal yang akan selalu dibutuhkan manusia untuk bertahan hidup. Nah, untuk bisa memanfaatkan peluang ini, Anda sebagai pelaku usaha juga bisa mulai memikirkan jenis hewan ternak apa yang akan Anda jadikan usaha.

Daripada bingung, yuk langsung saja simak 5 usaha budidaya hewan ternak yang bisa dijadikan ladang penghasilan dan juga sebagai usaha yang menjanjikan, berikut ini:

1. Lele


Menjadi makanan yang disukai masyarakat Indonesia, membuat ikan lele selalu dicari-cari untuk dijadikan menu makanan sehari-hari. Untuk itu, jika Anda membuka usaha ternak lele, tentunya akan menjadi bisnis yang sangat menguntungkan dan juga menjanjikan.

Baca Juga: Mari Intip Rahasia Mendapatkan Pinjaman Dana Tunai Proses Mudah Dari CekAja

Untuk memulainya, Anda terlebih dulu memanen ikan lele dari pertama kali benihnya ditebar. Tidak memerlukan waktu yang lama, yakni hanya sekitar 3 bulan saja, lalu lele ternakan Anda sudah siap untuk dijual. Namun, Anda tentunya membutuhkan lahan untuk membuat kolam buatan.

2. Kambing


Hewan selanjutnya adalah kambing. Seperti yang kita tahu, bahwa kambing memang merupakan hewan yang sering menjadi hewan ternak, dibudidayakan, lalu dijual. Kambing juga banyak dibutuhkan sebagai sumber pangan, dan juga acara-acara besar seperti idul adha atau qurban, aqiqah, atau untuk bisnis kuliner.

Untuk memulai usaha ternak kambing, Anda bisa mulai dengan modal Rp 5 juta saja, untuk membeli induk jantan dan betina. Anda hanya tinggal membuat kandang dan juga mencari pangan yang mudah didapat. Setelah itu Anda tinggal menunggu hingga mereka berkembang biak dan kambing siap dijual, ketika usianya sudah tepat.

3. Ayam Kampung


Tidak seperti ayam boiler atau ayam negri, ayam kampung ternyata juga banyak diminati dengan alasan kesehatan. Terlebih, cara ternak ayam kampung dan ayam boiler berbeda, yakni ayam kampung tidak diberi obat atau suntik. Selain itu, ayam kampung juga memiliki kandungan gizi yang tinggi dan rendah lemak.

Tidak hanya dagingnya, telur ayam kampung juga memiliki gizi yang lebih tinggi dari pada telur biasa. Bahkan harganya pun lebih mahal.

Nah, untuk cara ternaknya sangat mudah, Anda hanya perlu melakukan perawatan dari pembelian bibit ayam hingga masa panen, yakni sekitar 60 hari atau dua bulan. Ketika ayam sudah memungkinkan untuk didistribusi, bersiaplah untuk memperoleh untung hingga puluhan juta rupiah.

4. Bebek


Tidak hanya ayam, bebek pun kini sudah menjadi sumber pangan yang mulai digemari masyarakat Indonesia. Terlebih, saat ini sudah banyak restoran bebek yang semakin populer. Nah, hal ini pun bisa dijadikan ladang penghasilan Anda, para pelaku bisnis.

Untuk bisa memulai usaha ternak bebek, Anda tidak harus menyiapkan banyak modal. Anda hanya perlu memerlukan lahan ternak yang cukup, agar bisa menghasilkan ternak yang maksimal.

Empat jenis peluang usaha budidaya ternak tersebut merupakan beberapa dari sekian banyak usaha yang memang direkomendasikan bagi Anda para pelaku bisnis, untuk menimba penghasilan yang menguntungkan. 

Tidak hanya dengan beternak, Anda juga bisa jalankan usaha yang menjanjikan berikut ini yang juga direkomendasikan untuk Anda, terlebih untuk para pensiunan yang menginginkan penghasilan di hari tua.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan klik link berikut ini:
https://www.cekaja.com/info/5-jenis-usaha-yang-menjanjikan-di-hari-tua/

Berapa sih Biaya Balik Nama Motor?



Biaya balik nama motor di Jakarta - Tentu saja bekerja menjadi aktivitas yang wajib dilakukan oleh semua orang yang sudah lulus dari pendidikannya. Wajib dilakukan karena bagi seseorang yang telah dewasa harus bisa memenuhi kebutuhannya sendiri.

Banyak cara seseorang dalam mendapatkan dan menjalani pekerjaannya. Juga banyak pula cara seseorang untuk berangkat ke kantornya. Ada yang naik KRL, MRT, angkot, ojek, sampai kendaraan pribadi.

Beberapa orang ada yang lebih nyaman menggunakan transportasi umum. Namun, karena dinilai lebih cepat dan praktis, orang lain ada yang lebih suka ngantor pake kendaraan pribadinya. Jika kamu mau membeli motor, kami sarankan untuk membeli motor bekas saja. Harga motor bekas bisa jauh lebih murah dari pada keluaran barunya. Jika ada motor bekas yang bagus dengan harga yang murah, kenapa ngga beli motor bekas aja yaa ngga?

Biaya balik nama motor di Jakarta - Tentu saja bekerja menjadi aktivitas yang wajib dilakukan oleh semua orang yang sudah lulus dari pendidikannya. Wajib dilakukan karena bagi seseorang yang telah dewasa harus bisa memenuhi kebutuhannya sendiri.

Banyak cara seseorang dalam mendapatkan dan menjalani pekerjaannya. Juga banyak pula cara seseorang untuk berangkat ke kantornya. Ada yang naik KRL, MRT, angkot, ojek, sampai kendaraan pribadi. Beberapa orang ada yang lebih nyaman menggunakan transportasi umum. Namun, karena dinilai lebih cepat dan praktis, orang lain ada yang lebih suka ngantor pake kendaraan pribadinya.

Jika kamu mau membeli motor, kami sarankan untuk membeli motor bekas saja. Harga motor bekas bisa jauh lebih murah dari pada keluaran barunya. Jika ada motor bekas yang bagus dengan harga yang murah, kenapa ngga beli motor bekas aja yaa ngga?

Tips Membeli Motor Bekas

1. Pilih motor
Pilih dulu, kamu mau beli motor apa yang sesuai dengan kebutuhan dan budget kamu. Kamu suka tipe motor matic atau motor sport? Sesuaikan dengan kebutuhan mu ya.

2. Harga pasaran
Setelah tau pengen beli motor yang mana, cara dulu harga pasaran untuk motor bekas yang kamu incar itu. Mengetahui harga pasaran penting loh. Kalo kamu udah tau harga baru dan harga bekasnya yang asli, kamu bisa terhindar dari penjual motor yang “nakal”.

3. Kualitas
Namanya saja motot bekas, maka kualitasnya dipertanyakan dan harus dicek kembali sebelum membeli. Kalo kamu sudah paham bteul tentang motor dan mesin kamu bisa ngecek sendiri. Tapi kalo kamu ga paham, kamu bisa ajak temen yang paham banget dengan mesin motor.

Cek semua bagian mesin dan fitur-fitur pada motor yang ingin kamu beli. Jangan membeli motor bekas yang udah ketuaan. Tahun keluarannya maksimal 3 tahun terakhir. Jangan sampai uang mu keluar lebih banyak lagi untuk biaya servis motor ini.

4. Asuransi
Membeli motor bekas ga dapet asuransi yaa temen-temen. Kecuali kamu beli motor bekasnya dari over kredit, baru dapet asuransi deh.

5. Pajak
Biaya pajak motor bekas lebih murah dari pada biaya pajak beli motor baru. Karena pajak dihitung dari tahun produksi motor tersebut. Semakin lama tahun produksi motor tersebut maka biaya pajaknya akan lebih murah.

6. Proses balik nama kepemilikan motor
Ketika membayar pajak, kamu harus menyerahkan KTP asli dari nama yang tercantum pada BPKB. Proses balik nama motor ini harus dilakukan agar ketika nanti mau mengurus administrasi seperti bayar pajak dan perpanjang STNK menjadi lebih mudah.

Kalo kamu ngga balik nama, nantinya bakal ribet. Karena tiap kali kamu mau bayar pajak, kamu perlu pinjem KTP dari nama yang tercantum pada BPKB.

Dapatkan informasi lainnya hanya di CekAja.com
https://www.cekaja.com/info/berapa-sih-biaya-balik-nama-motor/


Mengapa Harus Pinjaman Modal Usaha Cepat Cair?

Hari ke hari usaha yang kita jalankan akan bergerak sesuai dengan apa yang kita rencanakan. Setiap perencanaan yang akan kita eksek...